Mengenal Penyakit Sinusitis dan Gejalanya
Mengenal Penyakit Sinusitis dan Gejalanya
Narasumber : Dewi
Sartika ( RSMH Palembang)
Sinusitis adalah peradangan, atau
pembengkakan dari jaringan yang melapisi sinus. Biasanya sinus berisi udara,
tetapi ketika sinus tersumbat dan berisi cairan, kuman (bakteri, virus, dan
jamur) dapat berkembang dan menyebabkan infeksi. Sinusitis merupakan salah satu
penyakit pernapasan yang umum dan memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia,
terutama orang-orang yang tinggal di lingkungan yang dingin. Walaupun
kebanyakan orang hanya mengalami gejala yang ringan, tetapi sinusitis dapat
sampai pada kondisi akut dan memengaruhi pernapasan orang tersebut hingga
beberapa minggu.
Secara klinis sinusitis dibagi atas
berbagai jenis yaitu:
1. Sinusitis akut
Sinusitis
akut biasanya terjadi setelah seseorang mengalami infeksi virus atau bakteri. Sebuah
kondisi mendadak seperti gejala pilek, hidung tersumbat dan nyeri wajah yang
tidak hilang setelah 10 sampai 14 hari. Sinusitis akut biasanya berlangsung selama
2 minggu hingg 4 minggu. Biasanya Sinusitis akut dapat sembuh dengan sendirinya
tanpa pengobatan, akan tetapi jika tidak kunjung sembuh kondisi ini dapat
berkembang menjadi infeksi dan komplikasi serius.
2. Sinusitis subakut
Sinusitis
subakut biasanya berlangsung lebih lama dari sinusitis akut. Sebuah peradangan
yang berlangsung 4 sampai 8 minggu. Gejalanya hampir sama dengan Sinusitis
akut. Hanya saja waktu peradangan Sinusitis subakut yang lebih lama dari
Sinusitis akut.
3. Sinusitis kronis
Suatu
kondisi yang ditandai dengan gejala rongga sinus terus-terusan meradang dan
membengkak yang berlangsung selam 8 minggu atau lebih. Penyebabnya bisa
beragam, termasuk infeksi bakteri, alergi, atau polip hidung. Infeksi sinus
kronis dan akut umumnya memiliki gejala yang serupa. Namun, gejala dari
sinusitis kronis berlangsung lebih lama dari sinusitis akut. Umumnya, Sinusitis
kronis ditandai dengan munculnya rasa lelah yang berlebihan.
4. Sinusitis berulang
Kondisi
dimana ketika seseorang mengalami sinusitis yang berulang atau kambuh dalam
jangka waktu yang relatif singkat. Hal ini bisa terjadi karena seseorang
memiliki faktor risiko tertentu, seperti alergi, polip hidung, kelainan pada
struktur hidung, atau gangguan sistem kekebalan tubuh.
Pada
penderita sinusitis, biasanya bisa di temukan gejala-gejala umum seperti di
bawah ini:
·
Lendir atau ingus kental berwarna hijau
atau kekuningan
·
Lendir mengalir ke belakang tenggorokan
·
Bau Mulut (Halitosis)
·
Sakit kepala
·
Hidung tersumbat
yang berlangsung
lebih lama dari tujuh hingga 10 hari
·
Batuk
yang biasanya akan memburuk saat malam
·
Rasa sakit atau adanya tekanan di daerah
dahi, pipi, hidung & di antara mata
·
Berkurangnya daya pengecap
·
Hidung terus meler dengan warna hijau
pekat
·
Demam
·
Berkurangnya daya penciuman
·
Sakit tenggorokan
·
Kesulitan bernapas
·
Sakit telinga
·
Kelelahan
·
Gejala memburuk ketika malam hari
Kapan
saya harus periksa ke dokter?
Pengobatan
sinusitis tergantung pada tingkat keparahannya. Untuk mendiagnosis sinusitis,
dokter akan menanyakan terlebih dahulu riwayat penyakit yang Anda derita,
gejala-gejala yang Anda alami, serta menjalankan pemeriksaan pada telinga,
hidung dan tenggorokan Anda. Dokter akan menggunakan endoskop, alat optik yang
dilengkapi dengan senter, untuk mengecek bagian dalam hidung Anda. Dengan alat
tersebut, dokter dapat melihat adanya pembengkakan, penumpukan cairan, atau
penyumbatan di hidung Anda.
Jika
masih dalam kondisi ringan, dokter akan memberikan obat sinusitis semprot atau
obat dekongestan. Untuk efek sakit kepala yang ringan, Anda dapat menggunakan
obat yang mengandung penghilang rasa sakit, biasanya mengandung paracetamol. Selain
itu, dokter mungkin akan meresepkan antihistamin atau obat kortikosteroid yang
disemprotkan ke hidung, yang bertujuan untuk mengurangi pembengkakan sinus.
Metode ini sangat efektif jika Anda menderita polip hidung.
Biasanya,
peradangan pada sinus adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh infeksi, dan
dokter pun akan meresepkan obat yang mengandung antibiotik. Selain itu, dokter
juga mungkin melakukan prosedur pembedahan sinus pada kasus yang disebabkan
oleh infeksi jamur, septum hidung yang menyimpang, atau polip hidung.Bila
diperlukan, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis THT (telinga, hidung,
dan tenggorokan). Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga akan diperiksa dengan
CT scan.
Apabila
Anda mengalami kondisi-kondisi berikut, jangan tunda waktu untuk memeriksakan
diri ke dokter:
·
Gejala-gejala semakin parah, misalnya
sakit kepala dan nyeri di wajah yang tak tertahankan
·
Gejala sempat membaik, namun kemudian
memburuk lagi
·
Gejala sinusitis berlangsung lebih dari 10
hari tanpa adanya perkembangan
·
Penglihatan memburuk
·
Leher kaku
·
Pembengkakan di dahi
·
Kesadaran terganggu
·
Demam lebih dari 3-4 hari
Referensi :
Sinusitis. 2024. Diakses tanggal 6
Desember 2024 dari https://id.wikipedia.org/wiki/Sinusitis
Yunita, Theresia. 2022. Sinusitis.
Diakses tanggal 6 Desember 2024 dari https://www.klikdokter.com/penyakit/masalah-tht/sinusitis?srsltid=AfmBOoqqlpAOBTZzqBeG87Mr_-lXABGR_FAdZm1s4fqz1LoBiZ8oxM1F
Sumber Gambar :
https://www.drhc.ae/dubai-ent-clinic/sinusitis
DOC, PROMKES,RSMH

Komentar
Posting Komentar