Makanan yang baik untuk penderita kanker yang menjalani kemoterapi

 

Makanan yang baik untuk penderita kanker

yang menjalani kemoterapi

Narasumber : Deny Gunawan, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua ( RSMH Palembang)


Kanker merupakan salah satu penyakit paling berbahaya, yang menyebabkan kematian cukup tinggi. Masih banyak masyarakat berpikir bahwa kanker adalah penyakit yang sulit disembuhkan, dikarenakan pertumbuhan sel kanker ini begitu cepat sehingga terkadang memiliki banyak komplikasi apabila tidak segera ditangani. Berdasarkan informasi dari WHO (World health organization) menyatakan bahwa kanker merupakan penyebab kematian no 2 di dunia. Namun pada dasarnya penyakit kanker ini merupakan penyakit yang tidak menular.

Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengobati kanker adalah operasi, radioterapi, terapi hormonal, atau kemoterapi. Kemoterapi bekerja membunuh sel – sel kanker yang diharapkan tidak terjadi penyebaran sel kanker ke jaringan ataupun ke organ tubuh lainnya. Namun kemoterapi memiliki efek samping seperti mual, muntah, sariawan, radang tenggorokan, kebotakan/ kerontokan rambut, mulut terasa pahit dan gangguan pencernaan seperti diare ataupun sembelit. Apabila gangguan pencernaan ini berlangsung dalam waktu yang lama, bisa mempengaruhi gizi seseorang yang bahkan bisa sampai menyebabkan malnutri. Malnutrisi adalah ketidakseimbangan nutrisi baik kekurangan ataupun kelebihan nutrisi pada tubuh seseorang.

Untuk mengatasi atau mencegah terjadinya malnutrisi, penderita kanker perlu mengkonsumsi makanan yang baik yaitu makanan yang sehat. Adapun makanan yang sehat tersebut adalah :

1.      Makanan berserat

Gangguan pencernaan seperti sembelit juga bisa muncul pada pasien kemoterapi. Makanan berserat seperti roti gandum, buah kering, kacang-kacangan membantu anda untuk melawan sembelit tersebut yakni membantu melancarkan sistem pencernaan anda. Selain sembelit, gangguan pencernaan lainnya adalah diare. Oleh karena itu, anda sebaiknya memilih makanan berserat yang mampu mengikat air sehingga membantu feses anda menjadi lebih padat.  Untuk kondisi diare, makanan yang direkomendasikan adalah pisang. Pisang membantu mengikat feses sehingga mampu meringankan diare pada penderita kanker.

2.      Buah segar

Efek kemoterapi salah satunya adalah menyebabkan mulut kering sehingga sebaiknya anda mengkonsumsi buah–buahan segar yang mampu menstimulasi kelenjar ludah agar memproduksi saliva yang diharapkan tidak menyebabkan mulut menjadi kering. Buah-buahan tersebut adalah jeruk atau lemon

3.      Jahe

Jahe mampu membantu mengatasi rasa mual sebagai efek dari kemoterapi. Silahkan konsumsi jahe dalam bentuk minuman atau makanan.

4.      Bawang putih

Kemoterapi bisa menyebabkan gangguan imunitas tubuh. Bawang putih membantu anda mempertahakan sistem imun tersebut. Bawang putih bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah ataupun telah dimasak. Bawang putih mengandung antioksidan yang mampu menstimulasi kemampuan sistem imun yang melawan sel–sel kanker pada tubuh.

5.      Oatmeal

Oatmeal mengandung nutrisi yang membantu pemulihan tubuh selama kemoterapi dan membuat anda merasa kenyang lebih lama. Oatmeal juga mampu membantu menurunkan risiko obesitas dan penyakit jantung.

6.      Susu rendah lemak

Susu rendah lemak membantu anda yang mengalami kesulitan menelan sebagai efek dari kemoterapi.

7.      Alpukat

Alpukat mampu membantu anda meningkatkan nafsu makan. Penurunan nafsu makan juga merupakan efek dari kemoterapi. Alpukat mampu memberikan kalori dan nutrisi untuk menunjang penyembuhan karena buah ini mengandung lemak sehat yang mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

8.      Telur

Kandungan akan protein dan lemak pada telur memberikan energi pada tubuh anda dan membantu anda membangun massa otot anda.

Namun perlu diingat bahwa tidak ada makanan yang aman dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Oleh karena itu, yang perlu diperhatikan adalah kombinasi nutrisi pada makanan agar mencukupi semua kebutuhan oleh tubuh terutama pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Konsumsi makanan–makanan tersebut diharapkan juga meminimalisir efek samping dari kemoterapi yang sedang dijalani.

 

Referensi

Airyn, D., Cholissodin, I., Setiawan, B. D. (2017). Optimasi menu makanan untuk pemenuhan gizi penderita kanker dengan algoritme genetika. Jurnal pengembangan teknologi informasi dan ilmu komputer. Vol 1 No 12 Desember 2017. Hal 1850 – 1857. E-Issn: 2548-964X. http://j-ptiik.ub.ac.id

Makarim, F. R. (2023). 7 Makanan terbaik saat menjalani kemoterapi. https://www.halodoc.com diakses tanggal 10 September 2024

Nursalim, A. (2022). Pilihan makanan sehat untuk pasien kemoterapi. https://www.klikdokter.com diakses tanggal 10 September 2024

Reyna, S.D., Adriani, N., Rachmah, Q. (2021). A Systematic review : Asupan zat gizi makro dan status gizi pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Media gizi indonesia (National nutrition journal). 2021. 16(2): 182-193. https://doi.or/10.204736/mgi.v16i2. 182-193

Upahita, D. (2021). 5 daftar makanan sehat yang bantik untuk pasien kemoterapi. https://hellosehat.com diakses tanggal 10 September 2024

Sumber foto : https://alodokterku.com Diakses tanggal 10 September 2024


DOC,PROMKES RSMH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tren Pacaran Remaja, Gaya dan Dinamika Hubungan di Era Digital

Risiko jatuh pada pasien, faktor, dampak, dan cara pencegahan pasien jatuh

KORUPSI DISEKTOR KESEHATAN, TANTANGAN DAN UPAYA PENCEGAHANNYA