KENAPA MATA BISA TERASA KERING YAA??
KENAPA MATA BISA TERASA KERING YAA??
Narasumber : Dr.Ratri Prasetya Ningrum,N (RSMH, Palembang)
Gejala
Apa saja sih gejala dry eye syndrome?
Gejalanya dapat berupa mata terasa terasa perih sampai sensai nyeri; gatal dan
kering apda mata; kelopak mata sering lengket saat bangun tidur; mata terasa
berat dan terlihat merah; mudah merasa silau; pandangan kabur dan tidak bisa
fokus; sensasi seperti berpasir di dalam bola mata; serta mata mudah berair
Faktor Risiko
Dry eye syndrome mudah menyerang orang dengan aktivitas depan
komputer lama; pengguna lensa kontak; proses penuaan; menopause; bekerja di
ruangan ber-AC atau kipas angin
Bahayakah jika tidak diobati?
Awalnya mungkin tidak akan menyebabkan kondisi serius, tapi lama kelaman
jika dibiarkan akan terjadi komplikasi lebih berat seperti infeksi pada kornea
yang dapat mengakibatkan timbulnya kerusakan permanen jika tidak ditangani
segera. Selain itu juga dapat menyebabkan infeksi pada selaput mata berulang
atau bahkan peradangan yang lebih hebat lagi. Sehingga sangat diperlukan untuk
konsultasi dengan dokter mengenai pengobatan yang harus dilakukan
Diagnosis Dry
Eye Syndrome
Untuk mendiagnosis mata kering, dokter akan melakukan tanya jawab mengenai
gejala mata yang dialami, kemudian pemeriksan yang dapat dilakukan seperti tes
schirmer yang dilakukan untuk mengukur produksi air mata dengan menempelkan
potongan kertas khusus yang dapat menyerap cairan di mata bagian bawah, jika
dalam 5 menit ukuran kertas yang basah kurang dari 10mm maka dapat dikatakan
mata kering. Tes fluoresein digunakan untuk melihat kerusakan pada kornea jika
terdapat lecet yang diakibatkan mata kering. Tes tear break up time yang bertujuan untuk melihat kondisi permukaan
mata dengan meneteskan obat yang mengandung fluoresein untuk melihat perubahan
warna pada mata untuk mengetahui seberapa cepat mata menjadi kering. Selain itu
dokter dapat melakukan tes osmolaritas air mata untuk mengukur komposisi air
dan zat lain yang terkandung di dalam air mata pasien. Mata kering dapat
terdeteksi jika komposisi air mata pasien tidak stabil atau tidak seimbang.
Jika dicurigai ada penyakit lain yang mendasari terjadinya dry eye syndrome maka dapat dilakukan pemeriksaan lain seperti
pemeriksaan darah.
Pengobatan
Konsultasikan dengan dokter untuk mendiagnosis terkena dry eye syndrome. Dokter dapat memberikan obat tetes mata air mata
buatan yang tersedia dalam bentuk tetes mata maupun gel. Air mata buatan ini
dapat digunakan setipa jam atau lebih untuk memperbaiki gejala. Salep mata
dapat digunakan pada malam hari agar kerjanya lebih efektif, bila menggunakan
tetes mata yang lain jangan menggunakan obat berbentuk salep karena obat tetes
mata tidak dapat bekerja efektif pada mata yang sudah diolesi salep. Apabila
penggunaan air mata buatan dan salep mata belum juga memberikan hasil yang
baik, konsultasikan lebih lanjut pada dokter. Selain penggunaan obat-obatan,
mata kering juga dapat dicegah dengan tidak menggunakan lensa kontak, ketika
menggunakan obat tetes mata jangan menggunakan lensa kontak
REFERENSI
1.
Golden
MI, Meyer JJ, Patel BC. Dry Eye Syndrome. [Updated 2021 Aug 19]. In: StatPearls
[Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021
Jan-. Download 29 Oktober 2021 https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470411/
2.
Golden
MI, Meyer JJ, Patel BC. Dry Eye Syndrome. 2021 Aug 19. In: StatPearls
[Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan–. Download 29
Oktober 2021 PMID: 29262012.
👅Doc, PROMKES,RSMH
Komentar
Posting Komentar